Sempat aku
Minder, Bukan sempat sihh.. tapi Sering banget aku Minder ma teman-Temanku..
for W.A.L.I kalian memang sahabat terbaik yang pernah kupunya, walaupun kalian
kadang-kadang menjengkelkan sihh, tapi akupun pasti seperti itu, tapi kan itu
adalah sebuah seni, bahwa tidak selamanya seseorang harus mengikuti apa yang
kita mau, dan kita pun harus mengerti bahwa begitulah sifat seseorang tidak
bisa dipaksakan, Disinilah seni.a persehabatan, kita harus menerima kekurangan
sahabat kita, dan aku banyak belajar dari kalian, bahwa didalam persahabatan
itu saling menegur kesalahan sangat penting, bagaimana kita bisa berubah kalau
tidak ada yang mengingatkan kita akan kesalahan-kesalahan yang kita perbuat.
Pelajaran kedua yang saya bisa ambil selama bersama kalian, tidak ada hal yang
patut disembunyikan dalam persahabatan, apa yang kita tidak suka dari mereka,
kita harus bicarakan, Pelajaraan ketiga bahwa terima sahabat.mu apa adanya,
coba mengerti dia dan jangan tutup diri buat semua orang yang ingin bergabung
dan bercanda bersama kita, karena pertemanan buat semua orang itu sangat
penting dan derajat seseorang itu tidak masalah untuk kita berbagai senyum,
pelajaran keempat, selalulah menerimah kesalahan orang lain dan memaafkan ,
pelajaran kelima bahwa pelajaran atau ilmu itu sangat penting bagi kesuksesan
kita. Dan masih banyak lagi pelajaran-pelajaran yang aku dapat dari kalian.
Tapi terkadang
aku iri kepada kalian, saat kalian menginginkan sesuatu, kalian hanya tinggal
bilang kepada orang tua kalian, dan dengan sekejap semua keinginan kalian itu
dikabulkan, tapi aku apa? Walaupun keinginan itu sangat penting, aku harus
berfikir seribuh kali untuk memilikinya, sangat sulit untuk bisa mengikuti
jalur kalian, kalian adalah anak-anak yang berpunya akan segala hal, tapi aku
hanya punya senyum yang bisa aku berikan kepada kalian.
Seandainya aku
masih punya AYAH seperti mereka, rasa MINDER ini mungkin tak akan pernah ada,
tapi sayang, semua yang mereka miliki tidak ada pada diriku, hanya sosok ibu
yang sering membuatku menangis karena kerja kerasnya dan ketabahannya menjalani
hidup ini, ibu yang sangat membuatku bangga akan dirinya walaupun kadang
membuatku marah karena suaminya yang begitu egois. Tapi inilah kehendak YANG
MAHA ESA, pasti ALLAH merencanakan sesuatu yang lebih indah buatku dan
keluargaku dibalik semua ini.
Hanya tekat yang
bisa menghantarkanku agar bisa membanggakan dan membahagiakan IBU.ku, dan
kalian WALI, tanpa kalian aku juga bukan apa-apa, karena kalian lah aku bisa
belajar banyak hal tentang hidup, dan tanpa kalian aku bukan siapa-siapa.
THANKS FOR
W.A.L.I.. I LOVE U ALL..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar